Enigma.Sesuatu yang sukar untuk dipahami.Mengandung misteri.Sama seperti yang saya alami.Saya merasa selama ini hidup dengan normal dan apa adanya.Hidup dengan masyarakat yang majemuk,dengan suku bangsa,adat istiadat yang beragam.Saya bertugas sebagai manusia yang juga tidak partikular.Menjalani pola hidup yang (diusahakan)seimbang.Bersosialisasi,makan,minum,ibadah,jatuh cinta dan menghirup oksigen sama seperti yang lain.Semuanya terlihat memiliki similaritas dengan makhluk hidup lainnya.
Sampai pada suatu saat saya tersadar,bahwa ada yang salah dengan tubuh saya.Ini yang membuat pada akhirnya saya merasa memiliki "differential".Ditandai dengan rasa sakit di tubuh yang selalu berpindah-pindah.Hari ini di perut,besok di kepala dan lusanya bisa di bahu dan leher dengan sakit yang cukup menyiksa.Lalu saya merasa lebih sensitif terhadap keberadaan para makhluk yang 'tak kasat mata'.Berat badan yang turun drastis.Kemunduran pemikiran,ketidak stabilan emosi,sulitnya dan malasnya untuk beribadah terutama pada saat subuh,merasa minder berlebihan,dan serasa ingin mati saja karena hidup tak berguna,mimpi buruk hampir setiap malam(padahal aku berdoa setiap sebelum tidur)..Belum lagi kesialan-kesialan yang (menurutku) tidak masuk akal.Kesulitan menemukan pekerjaan baru,gagal usaha,gagal membina hubungan,dan semua kegagalan yang dulunya kuanggap biasa namun pada akhirnya menjadi pemikiran yang luar biasa akhir-akhir ini.Yah..saya pikir ini adalah ujian dari yang Maha Kuasa.Setabah apa saya harus menjalani.Tapi mengapa semakin lama semakin mengganggu dan membuat saya nyaris putus asa?
Hingga pada suatu saat saya tanpa sengaja membaca sebuah artikel tentang mengimani para makhluk hidup lainnya yang diciptakan oleh Allah SWT.Makhluk itu bernama 'JIN'.Ah,tak pernah terbersit di kepalaku untuk mempercayai keberadaan makhluk tersebut.Satu yang ada dalam keyakinan saya,jin itu korelasi nya jelas kepada kemusrikan.Harga mati,dan saya tidak mau berurusan dengan makhluk itu.Tapi tetap ada rasa penasaran yang membuat mataku terus membaca artikel itu.Sampai pada satu alinea yang menyebutkan 'tanda-tanda tubuh anda dihuni oleh jin',itu yang membuat saya tercengang.karena ada lebih dari tujuh ciri-ciri tersebut ada dalam diri saya.Lhoo?Masa iya sih tubuh saya ditumpangi makhluk macam itu?
Penasaran saya harus dibayar.Segera saya membuka google dan mencari artikel yang serupa untuk memastikan kebenarannya.Dan sudah sepuluh artikel dari sumber yang berbeda menyebutkan tanda-tanda yang sama persis seperti yang ada di tubuh saya.Jelas ini menimbulkan kegelisahan.Segera saya menghubungi seorang teman yang memiliki kolega ustad yang notabene adalah ustad yang sebenarnya.Saya ingin menanyakan hal tersebut dari kacamata agama apakah hal seperti itu ada atau tidak,benar atau tidak melanda saya.Lalu saya disarankan untuk mendownload ayat-ayat ruqyah yang berisi ayat suci Al Quran.Apa??RUQYAH??.Kembali lagi saya terbayang akan kesurupan massal yang mengharuskan ritual 'Ruqyah' dilakukan.Ah..itu kan musrik.Lagi-lagi keidealisan saya muncul.Tapi jangan memandang negatif dulu lah.Coba lah saya telaah lebih dalam lagi,mungkin saja ada yang sesuai syariah dan tidak mengandung kemusyrikan.Setelah diberi link download ayat-ayat ruqyah tersebut,saya mulai mencoba memahami.Ternyata semua sesuai syariah dan tidak mengandung kemusyrikan,karena semua murni dalam prosesnya membacakan ayat-ayat suci AlQuran.Dan satu hal yang membuat saya lebih lega,bahkan ada hadist Rasulullah SAW yang memperkuat keberadaan Ruqyah tersebut.Bahkan orang se suci Rasulullah yang nyaris tak pernah berbuat dosa pun pernah di Ruqyah langsung oleh Malaikat Jibril karena pernah dikirimi sihir dari seorang Yahudi.Subhanallah...saya merasa lega.Maka prosesi ruqyah mandiri yang dianjurkan untuk saya,saya lakukan untuk mencari pembuktian.Tak lama kemudian,saya mendengarkan ayat-ayat ruqyah itu dari notebook saya.Baru 5 menit mendengarkan,tubuh saya bereaksi aneh.Badan saya terasa panas.Lalu saya merasakan seperti ada yang berjalan dibawah kulit saya dan menimbulkan kedutan-kedutan kecil.Sepuluh menit kemudian,perut saya mulai terasa panas dan mual.wah,gejala apa ini?Cepat-cepat saya hentikan mendengarkan ayat ruqyah tersebut.Ternyata itulah ciri-ciri yang sebenarnya jika tubuh dihuni oleh jin.Badan akan segera bereaksi ketika mendengarkan ayat-ayat suci,karena jin tersebut merasa 'kepanasan' dibacakan ayat suci tersebut.Subhanallah...masih belum juga percaya,saya hubungi teman saya kembali untuk minta dicarikan ustad yang bisa melakukan ruqyah yang sebenarnya.Walau tidak bisa hari itu juga,yang penting saya harus segera diobati dan mencari pembenaran atas apa yang telah saya alami.Penasaran masih membayangi.Ada rasa khawatir jika dibiarkan.Pantas saya begini,pantas saya begitu,dan semua hal-hal pantas mulai satu-satu berlari di pikiran saya.Mencari korelasi dari apa yang telah terjadi selama ini.Semua rasa campur aduk.Tapi memang,menurut pengakuan seorang teman kalau saya memang mengeluh tidak sewajarnya,dan itu diluar kesadaran saya.Minder dan takut berlebihan,keinginan untuk cepat mati,sulit jodoh,itu yang dia besar-besarkan.Ah sudahlah.Harus melakukan sebuah effort agar jelas juga jawabannya.Lalu pada malam hari nya saya mencoba lagi mendengarkan ayat ruqyah tersebut,tapi kali ini lebih lama.Reaksinya masih sama.Panas,bergetar,kedutan,mual.Tapi kali ini mualnya lebih hebat.Setelah 20 menit didengarkan saya tak sanggup menahan rasa ingin muntah.Saya menyerah.Muntah
dan rasa sakit yang luar biasa di lambung.Padahal saya sedang tidak sakit maag pada saat itu.Hanya muntah busa saja,tak ada sisa makanan yang saya makan tadi sore.Perih yang luar biasa.Pada saat itu mama saya lah yang menyaksikan kejadian tersebut.Ia pun merinding ketakutan melihat saya muntah-muntah.Dan mulai panik dengan menyuruh agar segera melakukan ruqyah saja supaya diobati.Malam itu saya tidur dengan banyak kegelisahan dan berdoa semoga tidak mimpi buruk lagi seperti malam-malam kemarin.
Keesokan harinya,saya kembali menagih janji pada teman saya yang mau mencarikan ustad untuk ruqyah.Tetapi rupanya belum ada jawaban dari sang ustad.Mungkin jadwal nya penuh.Ah,ini harus diselesakan hari ini juga.Tidak bisa tidak.Lalu saya mulai mencari di internet,tempat mana saja yang bisa melakukan ruqyah syariah dan tidak menyimpang.Akhirnya saya menemukan sebuah tempat pengobatan ruqyah yang sesuai syariah.Tanpa ragu-ragu saya telpon dan menanyakan apakah pengobatannya bisa dilakukan hari ini.Alhamdulillah,ternyata bisa.Dan akhirnya saya berangkat kesana dengan rasa penasaran.Sampailah saya di tempat pengobatan ruqyah tersebut.Tanya jawab pun terjadi antara saya dengan petugas disana.Ternyata benar,semuanya syarri'yah.Tak perlu menunggu lama,akhirnya saya dipanggil ke sebuah ruangan.Alhamdulillah nya ternyata yang me ruqyah saya adalah seorang akhwat(wanita),sehingga saya tidak perlu merasa canggung.Setelah berwudhlu,saya mulai didiagnosa.Pertama-tama menggunakan diagnosa secara medis yaitu dengan diagnosa Iradiologi,dimana diagnosa tersebut dilakukan dengan cara pupil mata saya difoto dan kemudian dibaca sesuai dengan tanda-tanda yang ada di pupil mata saya.Diagnosa ini dilakukan karena sebelumnya saya mengeluhkan penyakit yang saya derita,hanya seputaran kepala,perut dan bahu serta persendian yang sudah berlangsung cukup lama.Ternyata tidak ada penyakit yang serius disana.Saya punya sistem imunitas tubuh yang bagus dan kuat.Tidak ada masalah yang serius,hanya saja ada gangguan di usus yang menyebabkan sembelit,dan itu sudah biasa saya alami.Saya hanya disarankan banyak minum air putih dan banyak makan sayuran juga buah.Lalu sakit-sakit di kepala itu apa?Nyeri di lambung dan juga bahu serta sendi yang sering berpindah-pindah itu apa?Tidak ada dalam diagnosa secara medis tersebut.Kolestrol ok,tekanan darah pun baik walau agak sedikit rendah.Baiklah.Satu bukti logis yang tidak bisa saya pahami.Demikian pula oleh sang peruqyah.Lalu dia mengajak saya ke sesi berikutnya.Menanyakan kondisi apa yang saya rasakan selama ini,dan bagaimana kronologisnya sehingga saya datang dan minta untuk di ruqyah.Ya saya ceritakan saja semua pengalaman-pengalaman aneh setelah mendengarkan ayat-ayat ruqyah.Tanpa mencoba untuk menambah ruwet pikiran saya,dijelaskanlah mengapa saya mengalami itu semua.Ada kemungkinan besar bahwa seseorang mengirim makhluk tersebut untuk mendiami tubuh saya,agar kehidupan saya menjadi tidak lebih baik bahkan hancur.Atau bisa saja memang ada jin yang masuk ke tubuh saya sendiri,tetapi entah bagaimana prosesnya,makhluk tersebut sudah mendiami tubuh saya cukup lama.Bisa jadi karena keimanan saya yang masih kurang sehingga mudah dimasuki oleh makhluk semacam itu.Wallahualam.Yang pasti,sang peruqyah tersebut memang sesuai syariah.Dia tak bisa melihat ada jin di tubuh saya.Karena menurutnya yang punya kemampuan 'bisa' melihat makhluk itu kembali adalah yang sama-sama menggunakan kekuatan jin tersebut,dan itu jelas-jelas dilarang oleh agama,yaitu berkolaborasi dengan makhluk lain selain manusia.Jadi menurutnya,untuk membuktikan ada atau tidaknya makhluk tersebut bersarang di tubuh saya,harus dilakukan ruqyah tersebut.Jika nanti dalam proses ruqyah saya mengalami reaksi panas,kesemutan,mual dan rasa ingin muntah,berarti memang benar saya mengalaminya.Tanpa berlama-lama,kami memulai proses ruqyah tersebut.Dengan keadaan masih bersuci,menghadap kiblat,saya diminta untuk duduk dengan rileks dan memasrahkan diri pada yang Maha Kuasa,dan berdoa bagi diri sendiri agar diberikan kesembuhan karena sesungguhnya untuk sembuh adalah hak prerogtif Allah,bukan saya atau peruqyah tersebut.Kami hanya sama-sama melakukan ikhtiar.Setelah melakukan apa yang diperintahkan oleh peruqyah tersebut,prosesi ruqyah dimulai.Dengan memegang ubun-ubun saya,ia mulai membacakan Al Fatihah dilanjutkan dengan Al Baqarah.Tubuh saya pelan-pelan mulai hangat.Kemudian ia pindah memegan batang leher saya,dan melakukan sedikit gerakan tekanan.Subhanallah..muka saya terasa kesemutan,sesak napas dan pusing yang hebat.Entah bacaan ayat apalagi,saya sudah tidak menyimak dengan konsentrasi.Karena badan saya mulai panas,kaki mulai kesemutan,kepala pusing,dan perut pun mual.Rasa ingin muntah sudah terasa,apalagi ketika sang peruqyah menepuk dan memukul pelan bahu saya sambil dibacakan Surat Al Jin.Sontak saya merasa mual dan langsung muntah-muntah.Hanya cairan dan busa yang berwarna agak kemerahan.Saya sudah merasa lemas dan pasrah.Setelah selesai muntah-muntah,berhentilah proses ruqyah tersebut.Saya terus ber istighfar dan pusing.Lalu saya diberi minum dan setelah itu sang peruqyah menganjurkan saya melakukan terapi bekam agar lebih paripurna prosesnya.Bekam tersebut dilakukan dengan tujuan agar menyedot darah-darah kotor yang ada di dalam tubuh.Satu hal yang membuat saya lebih kaget,ternyata jin itu masuk melalui jalan darah yang ada di dalam tubuh kita.Maka dari itu dilakukan bekam agar si makhluk tersebut ikut keluar bersama darah yang disedot pada proses bekam nanti.
Sebelum melakukan proses bekam,saya kembali meminta pembenaran akan apa yang saya alami.Ya,hal ini akhirnya dibenarkan oleh sang peruqyah bahwa ternyata makhluk itu sudah mendiami tubuh saya cukup lama.Lalu ia bertanya apakah saya pernah mengikuti ajaran-ajaran sesat atau punya semacam 'jimat' dalam tubuh saya.Naudzubillahimindzalik.Itu saja yang terlontar dari mulut saya.Saya tidak pernah melakukan hal sebodoh dan seburuk itu sebelumnya.Walau pendalaman agama saya masih kurang,tapi saya berusaha agar terus berkiblat pada ajaran Rasulullah SAW,dan tidak mau menyimpang dari jalur yang ada.Akhirnya kami berdiskusi.Ya..bisa saja dari orang-orang yang tidak menyukai saya.Siapa tahu,karena dalam hidup bersosialisasi,kita tidak pernah tahu ada yang suka atau yang benci secara mendalam diam-diam di dalam hati.Wallahualam.Jadi saya memilih untuk tidak mencari siapa yang mengirim makhluk tersebut kepada saya.Lebih baik lakukan bermacam ikhitiar agar makhluk tersebut bisa cepat-cepat keluar dari tubuh saya,karena rasa sakitnya sudah cukup menyiksa saya.Entah jin macam apa,saya pun sudah tidak mau tahu lagi.Saya hanya terus berdoa meminta dilancarkan proses pengeluaran makhluk tersebut dari tubuh say.Proses bekam pun dilakukan sambil saya diperdengarkan ayat-ayat ruqyah.Pusing.Lemas.Itu saja yang saya rasakan.Lelah yang hebat.Lalu sebelum pulang,saya tanyakan kembali proses pengobatan apalagi pasca ruqyah tersebut.Ia hanya meminta agar saya melakukan ruqyah mandiri,yaitu meruqyah diri sendiri dengan mendengarkan ayat suci Al quran tersebut.Lalu saya harus istiqomah menjaga wudhlu serta sholat tepat pada waktunya.Intinya terus membentengi diri dengan berdoa dan beribadah.
Keesokan harinya saya merasa sedikit lebih ringan.Namun keanehan demi keanehan masih terjadi.Saya mulai merasakan sakit yang berpindah-pindah,tapi lebih sering dari biasanya.Setiap mendengarkan ayat ruqyah,saya terus muntah dan kesemutan serta kedutan.Hampir setiap hari saya mengalami itu.Sakit di perut terus menjadi-jadi.Lebam-lebam kecil keluar sedikit demi sedikit.Dan juga rasa sakit seperti dipukul,padahal saya tidak mengalami kekerasan secara fisik.Lalu rasa pusing yang membuat saya makin emosional.Rasanya seperti ada yang bergaung di kepala saya.Setiap mendengar bunyi yang saya tidak suka,rasanya mau marah.Di hari ke tiga saya mulai mengobati dengan cara yang bebeda yaitu Quran healing.Setiap selesai sholat maghrib,saya harus membaca ayat Al Baqarah ayat 1-14,ayat kursi lalu dua ayat terakhir surat Al Baqarah (285-286).Subhanallah...setiap sehabis membaca itu,saya kembali muntah.Jangan salah,muntah itu bukan berarti tidak baik.Justru muntah itu adalah jalan keluar jin dari tubuh kita,karena dia sudah merasa kepanasan dan tidak nyaman dalam tubuh kita,maka ia akan keluar dengan cara muntah tersebut.Selain itu juga bisa keluar melalui keringat,atau ketika buang hajat/buang air kecil.Dan sesungguhnya rasa sakit yang saya alami sebenarnya bukanlah saya yang mengalami,tapi makluk tersebut.Memang luar biasa sakitnya.Walau sampai saat ini saya masih tiak tahu apakah semua makhluk tersebut sudah keluar dari tubuh saya seluruhnya atau belum,saya tidak bisa memastikan.Yang pasti,proses ruqyah mandiri harus terus saya jalankan sampai saya merasa benar-benr tidak merasakan sakit lagi.Semoga proses ini dilancarkan,dan segera disembuhkan agar jalan saya menuju rizki,jodoh serta ibadah saya menjadi lebih baik.Proses minta ampun atas kesalahan dan dosa yang menurut saya begitu sempurna Allah turunkan kepada saya.Proses pembersihan diri menuju ke arah yang lebih baik,serta semakin mendalami konsep Ridho Allah terhadap kehidupan saya.Jika Allah saja ridho saya mengalami ini,kenapa saya tidak.Semoga.Hingga tulisan ini saya buat,saya masih melakukan proses ruqyah mandiri.Saya yakin,yakin akan kesembuhan ini,karena jika Allah menurunkan penyakit,maka obatnya sekaligus Ia turunkan juga.Inilah ujian yang indah menurut saya .Alhamdulillah saya mengalami ini,bahkan berterima kasih kepada siapapun yang menyantet saya.Karena dia lah saya semakin dekat dengan Allah SWT.Wallahu'alam bisawab....
Makhluk Allah yang dipinjami bumi untuk menangis,tertawa dengan caraku sendiri,
Pretty Octovilova