Inilah sebagian dari suara hati yang mungkin dialami oleh hampir semua jiwa yang sedang dipertemukan pada situasi kuldesak.Tak semua jiwa mengalami kemudahan dalam menentukan jalan cinta yang harus mengarah pada tujuan mana.Tak semua faktor eksternal atau internal yang jadi masalah.Faktor-faktor tersebut adalah hanya kerangka ujian semata.Sementara penyelesaiannya kembali lagi pada jiwa itu sendiri,bagaimana membuat keputusan yang (semoga) baik dan tidak menyakitkan pihak manapun.Dilema.sesungguhnya dilema itu yang sulit dicari jalan keluarnya.Bukan masalah siapa yang harus tersakiti dengan keputusan yang diambil,tapi kepada siapa lebih dominan berpihak agar di kedepan hari nanti tidak ada penyesalan.Ya,ditemukan lagi ketakutan baru bernama Penyesalan.Akankah keputusan yang diambil tak akan disesali oleh diri sendiri,atau semua pihak.Akankah keputusan ini bukan emosi semata yang mengakibatkan penyesalan?Tak ada jalan lain selain mencari jawaban kepada Sang Maha Pencipta semua kejadian dalam hidup ini.
Ya Allah,kami hanya makhluk-Mu yang lemah.Lemah pada ketakutan.Lemah pada pengambilan keputusan.Lemah pada aturan dunia yang mengikat.Lemah pada cinta kepada sesama manusia.Lemah kepada takdir yang telah Engkau tentukan.Semua kelemahan itu yang menjadikan Engkau terus menguji kami,agar menjadi kuat.Hanya saja kami terlalu takluk pada kelemahan kami sendiri.Rasa cinta pada duniawi dan padaMu lah yang kadang masih berat sebelah.Sehingga untuk mengambil suatu keputusan pun kami tak mampu.Hingga pada akhirnya,Engkau lah yang memutuskan sebuah perkara dan kami harus pasrah menerimanya.Ampuni kami yang selalu lemah dihadapan Engkau yang Maha Kuat.Bisikanlah jawaban yang benar sehingga kami benar dalam melangkah dan memutuskan.Entah itu nanti bahagia atau sakit,Engkau sudah menyelipkan selembar hikmah yang tidak pernah salah adanya.Semoga..amin...
No comments:
Post a Comment